83.14 F
Kepualauan Riau
Februari 23, 2024
https://www.regalianews.com

Kurir Narkoba Internasional Diringkus Ditresnarkoba Polda Kepri Dengan Barang Bukti 21 Kg

Hukum & Kriminal

Kurir Narkoba Internasional Diringkus Ditresnarkoba Polda Kepri Dengan Barang Bukti 21 Kg
Tersangka Inisial ZL Alias Z seorang laki-laki 39 tahun membawa Narkotika jenis sabu sebanyak 20 bungkus teh cina merek Gua Yin Wang dengan berat 20.890 gram atau hampir 21 Kg.

Regalia News – Tersangka berinisial ZL alias Z, seorang laki-laki berusia 39 tahun, telah berhasil diamankan oleh Dit Resnarkoba Polda Kepri karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu sebanyak 20 bungkus teh Cina merek Gua Yin Wang, dengan berat total mencapai 20.890 gram atau hampir 21 Kg.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si, didampingi oleh Dit Resnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Ahmad David, S.Ik, dan Wadir Resnarkoba Polda Kepri Dasmin Ginting, S.Ik, mengumumkan kejadian ini dalam konferensi pers di Media Center Bid Humas Polda Kepri pada Rabu (30/3).

Kombes Pol Harry Goldenhardt menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diterima oleh Tim Opsnal Direktorat Resnarkoba Polda Kepri pada Senin, tanggal 21 Maret 2022, sekitar jam 19.00 WIB. Informasi tersebut mengindikasikan adanya seseorang yang membawa sabu di wilayah perairan Jembatan Satu Barelang.

Setelah berhasil mengamankan tersangka, tim mendekati boat yang digunakan oleh ZL alias Z dan melakukan penggeledahan. Dalam proses penggeledahan tersebut, ditemukan 2 tas yang masing-masing berisikan 10 bungkusan teh Cina merk Gua Yin Wang. Setelah ditimbang, berat total barang bukti narkotika jenis sabu tersebut mencapai 20.890 gram atau hampir mencapai 21 Kg,” lanjutnya.

Kabid Humas Polda Kepri juga menyampaikan bahwa berdasarkan pengakuan tersangka, transaksi dilakukan di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia dengan menggunakan metode Ship to Ship. Tersangka membawa barang atas perintah atau permintaan dari tersangka lain berinisial RS, yang saat ini masih dalam pengejaran.

Dit Resnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Ahmad David menegaskan bahwa ini merupakan bagian dari komplotan jaringan internasional yang beroperasi dari Malaysia ke wilayah Indonesia.

Tersangka telah menjalani pemeriksaan, dan ia mengaku mendapatkan pesanan dengan upah Rp. 2.000.000,- per kilogram dari seseorang yang namanya sudah dikantongi. Tujuan pengiriman barang ini masih dalam proses pendalaman.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) dan/atau Pasal 112 Ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang dapat diterapkan adalah hukuman mati, pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan paling singkat 6 tahun.

Editor : Abdullah

Sumber : Humas Polda Kepri

 

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1