https://www.regalianews.com
Image default

Resedivis Pembunuhan di Batam Ditangkap Narkoba di Tanjungpinang

Hukum & Kriminal

Regalia News GG, resedivis kasus pembunuhan di Kota Batam sekitar tahun 2011 silam,ditangkap Satres Narkoba Polres Tanjungpinang,saat ditangka ia kedapatan memiliki 2 paket narkoba jenis sabu seberat 2,90 gram di tepi jalan menuju Bandara RHF di Kelurahan Pinang Kencana Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Jumat (24/07/2020) sekitar pukul 10.15 WIB,

“Penangkapan berawal informasi yang diterima dari masyarakat bahwa saudara (GG) dicurigai dan diduga memiliki menyimpan dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu,” kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal melalui Kasat Res Narkoba AKP Ronny Burungudju, Selasa (28/7/2020)

Ronny menjelaskan, atas informasi tersebut,ia memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan, “saat dilakukan penggerebekan,pelaku yang sedang duduk diatas motor di tepi jalan Bandara dan langsung diamankan dan dilakukan intrigasi,”ungkap Ronny.

Ketika dilakukan penggeledahan lanjutnya, ditemukan di dalam dashboard sepeda motor yang digunakannya sebanyak 1 buah kotak rokok merk Surya Gudang Garam warna coklat yang didalamnya berisi 1 paket diduga narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dibungkus plastik transparan.”disamping itu juga diamankankan 1 unit handphone merk Xiaomi warna silver beserta kartu didalamnya, juga 1 unit handphone merk Nokia warna Abu Abu beserta kartu didalamnya,”jelas Ronny.

Berdasarkan hal tersebut,pihaknya membawa GG ke kediamannya di Jalan Hang Tuah Raya dengan disaksikan wakil ketua RT setempat guna melakukan penggeledahan, tepatnya di kamar tidur GG”dari penggeledahan tersebut ditemukan 1 buah tas sandang warna hitam merk Fashion didalamnya 1 paket diduga narkotika jenis sabu dibungkus plastik transparan, beserta seperangkat alat hisap sabu (bong),1 unit timbangan digital warna silver,1 buah gunting warna biru,2 buah mancis (korek api gas),”ungkapnya.

Saat dinterogasi, ujar Ronny,tersangka GG mengakui bahwa 2 paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik transparan dengan berat kotor 2,90 gram adalah miliknya.”pengakuan GG, sabu itu rencananya akan dijual,namun terlebih dahulu ditangkap,”kata Ronny.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa, pelaku sebelumnya juga mengaku pernah dihukum karena kasus pembunuhan (residivis),disamping itu,saat dilakukan tes urine hasilnya positif menggunakan narkoba.”ternyata GG juga diduga berperan sebagai pengedar nakoba jenis sabu,”ungkap Ronny.

Pelaku dan barang bukti yang ditemukan saat ini masih dilakukan proses hukum lebih lanjuta di kantor Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang.”perbuatan pelaku ini dapat dijerat sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1), UU Nomor 35 tentang narkotika dengan ancaman diatas 4 tahun,”pungkasnya.

Editor : Abdullah

 

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1