55.62 F
Kepualauan Riau
April 13, 2024
https://www.regalianews.com

Polri Ringkus Empat Orang Pelaku Sindikat Jual – Beli Bayi

Hukum & Kriminal

Polri Tangkap Pelaku Sindikat Jual-Beli Bayi
Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro (Foto Istimews )

Regalia News – Dalam perkembangan terkait dengan kasus perdagangan anak yang baru-baru ini diungkap oleh Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengungkapkan bahwa pihaknya telah berhasil mengungkap sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) jual-beli bayi di seluruh Indonesia, seramai 16 bayi telah diperjualbelikan oleh para tersangka dalam kasus ini.

Dalam jumpa pers di Bareskrim Polri pada tanggal 27 Juni 2023, Djuhandani menjelaskan bahwa anak-anak tersebut bukan diculik, tetapi diserahkan secara sukarela oleh ibu kandungnya di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri kepada seorang perempuan bernama F, yang bertujuan untuk membawa bayi-bayi tersebut ke Jakarta.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi telah menerbitkan laporan model A tentang dugaan tindak pidana perdagangan anak, penyidik dari Polda Sulteng kemudian berkoordinasi dengan Sub Satgas Gakum TPPO Polri dan Polres Metro Kota Bekasi untuk melakukan penggeledahan sebuah apartemen di daerah Bekasi yang diduga sebagai tempat penampungan bayi sebelum dijual kepada pembeli.

Dalam penggeledahan tersebut, polisi berhasil menangkap satu tersangka berinisial Y dan menyelamatkan dua bayi laki-laki yang berumur sekitar 2 minggu dan 1 bulan.

Selain itu, polisi juga berhasil menangkap tiga tersangka lainnya berinisial SA, E, dan DM yang memiliki peran sebagai pemasok, pencari bayi, penampung bayi, dan penyalur.

Salah satu bayi laki-laki yang ditemukan direncanakan akan dijual kepada seseorang berinisial M yang juga telah ditangkap oleh penyidik Polda Sulteng.

Dari hasil penyidikan, diketahui bahwa tersangka Y telah melakukan perdagangan bayi sebanyak 16 anak sejak akhir tahun 2022. Rinciannya adalah 5 bayi laki-laki dan 11 bayi perempuan.

“Harga jual bayi laki-laki berkisar antara Rp 13 juta hingga Rp 15 juta, sementara bayi perempuan berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 23 juta”. ungkap Bareskrim Polr.

Para tersangka ini mendapatkan keuntungan antara Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta per bayi yang diperjualbelikan, saat ini, Bareskrim telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial terkait perawatan dua bayi laki-laki yang ditemukan saat penggeledahan.

Djuhandani menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk mengikuti prosedur pengangkatan anak yang diatur dalam Undang-Undang, baik untuk adopsi maupun memberikan anak kepada keluarga lain.

Hal ini bertujuan agar hak-hak terkait asal usul anak dan kehidupan anak selanjutnya dapat dipenuhi dan dipertanggungjawabkan.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 6 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO. Pasal tersebut memiliki ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 600 juta.

Selain itu, para tersangka juga dijerat dengan Pasal 83 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pasal ini memiliki ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 300 juta.

Editor : Abdullah

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1