https://www.regalianews.com
Image default

Bea Cukai, Ditjen PKTN Kemendag, dan Bareskrim Polri Musnahkan Pakaian Bekas Ilegal

Hukum & Kriminal

Regalia News – Cikarang, 26 Oktober 2023 – Bea Cukai bersama dengan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Ditjen PKTN) Kementerian Perdagangan dan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Negara Republik Indonesia, menghancurkan 638 bal pakaian bekas ilegal di Tempat Penimbunan Pabean (TPP) Cikarang pada hari Kamis (26/10).

Penghancuran ini merupakan tindak lanjut dari operasi bersama oleh ketiga lembaga tersebut pada tanggal 10 hingga 15 Oktober 2023 di provinsi Banten, Jakarta, dan Jawa Barat.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyatakan bahwa operasi bersama dan penghancuran pakaian bekas ilegal adalah manifestasi dari peran Bea Cukai sebagai pelindung masyarakat.

Kementerian Keuangan, yang diwakili oleh Bea Cukai, bertanggung jawab atas pengawalan dan pengawasan batas-batas Indonesia untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang yang dapat membahayakan masyarakat.

“Kami juga membentuk sinergi dan koordinasi dengan kementerian/lembaga dan lembaga penegak hukum lainnya untuk mendukung penegakan hukum,” katanya selama konferensi pers mengenai penghancuran pakaian bekas ilegal pada hari Kamis (26/03).

Selain menghancurkan 638 bal pakaian bekas ilegal, Menteri Keuangan bersama dengan Menteri Perdagangan, Menteri Koperasi dan UKM, dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, juga mengumumkan tiga hasil pengawasan lainnya.

Pertama, tindakan penegakan Bea Cukai Tanjung Priok terhadap 2.401 bal pakaian bekas ilegal senilai Rp12.005 miliar. Kedua, tindakan penegakan Bea Cukai Cikarang terhadap produk tekstil berupa 51.530 karpet/sajadah senilai Rp1.805 miliar, yang akan didonasikan kepada Pemerintah Daerah Bekasi dan pemimpin masyarakat.

Ketiga, operasi independen oleh Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Ditjen PKTN), menghasilkan bukti seperti produk baja, pipa, komoditas Standar Nasional Indonesia (SNI) yang wajib, produk hutan, elektronik, kosmetik, makanan dan minuman, alat ukur, dan produk tekstil.

Terkait dengan semua tindakan ini terhadap barang-barang ilegal, Menteri Keuangan menekankan bahwa penanggulangan impor ilegal bukanlah tanggung jawab tunggal satu lembaga pemerintah. Sebaliknya, ini memerlukan sinergi dan koordinasi antar lembaga untuk menyelesaikan masalah ini dari hulu hingga hilir.

Pengawasan harus terus diperkuat untuk mencegah masuknya barang-barang impor ilegal yang mengganggu perkembangan industri dalam negeri, UKM, dan ekonomi Indonesia.

“Saya menghargai seluruh Bea Cukai, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, dan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang secara konsisten dan terus menerus berupaya menjawab tantangan dalam melindungi dan memperkuat ekonomi Indonesia,” demikian disimpulkan Menteri Keuangan.

Editor : Abdullah

Sumber : Admin Web Bea dan Cukai

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1