47.91 F
Kepualauan Riau
April 14, 2024
https://www.regalianews.com

KPK Tahan Ketua Kelompok Kerja Pengadaan Pembangunan Stadion Mandala Krida

Hukum & Kriminal

KPK Tahan Ketua Kelompok Kerja Pengadaan Pembangunan Stadion Mandala Krida
Foto Istimewa

Regalia News – Jakarta, 20 Oktober 2023. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan DR sebagai tersangka, yang menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Pengadaan dan Konstruksi Stadion Mandala Krida dari tahun 2016 hingga 2017.

Penahanan ini terkait dengan penyelidikan dugaan korupsi dalam pembangunan Stadion Mandala Krida untuk Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

DR ditahan selama 20 hari pertama, mulai dari 20 Oktober hingga 8 November 2023, di Rutan KPK. Sebelumnya, KPK juga telah menahan tersangka lain, termasuk EWA.

Seorang pegawai negeri dan Kepala Bidang Pendidikan Khusus di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, yang juga menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK); SGH, CEO PT AG; dan HS, CEO PT PNN serta Direktur PT DMI.

Dalam konstruksi kasus ini, DR, sebagai Ketua Kelompok Kerja yang ditunjuk, terlibat dalam merumuskan dan menambahkan persyaratan teknis yang menentukan jenis mesin yang dimiliki hanya oleh satu perusahaan tertentu.

Selain itu, data Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang digunakan sepenuhnya berasal dari peserta lelang. DR mengadakan beberapa pertemuan dengan peserta lelang potensial sebelum pengumuman lelang untuk mengondisikan persyaratan tambahan, akhirnya mengecualikan peserta lelang lainnya. Semua tindakan DR diketahui dan disetujui oleh EW.

Pada pengadaan tahun 2016, HS, sebagai Direktur PT PNN dan PT DMI, mengadakan pertemuan dengan beberapa anggota panitia lelang, meminta bantuan, dan memastikan kemenangan dalam proses lelang.

Anggota panitia lelang menyampaikan keinginan HS kepada EW, dan langsung disetujui untuk dimenangkan tanpa mengevaluasi kelengkapan dokumen persyaratan sebagai bagian dari proses lelang.

Selain itu, selama pelaksanaan proyek, diduga beberapa pekerja tidak memiliki sertifikasi keahlian dan bukan pegawai resmi dari PT DMI.

Rangkaian tindakan para tersangka diduga melanggar regulasi, termasuk Pasal 5 huruf f, Pasal 6 huruf c, g, dan h, Pasal 89 ayat 2 Perpres No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa dan perubahannya. Akibat dari tindakan ini, diperkirakan kerugian keuangan negara sekitar Rp31,7 miliar.

Para tersangka dituduh melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah oleh UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor : Abdullah

Sumber : Biro Hubungan Masyarakat

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1