84.07 F
Kepualauan Riau
Juni 13, 2024
https://www.regalianews.com

Dua Orang Kembali Jadi Tersangka Dalam Perkara Pertambangan Ore Nikel

Hukum & Kriminal

Dua Orang Kembali Jadi Tersangka Dalam Perkara Pertambangan Ore Nikel
Foto Istimewa

Regalia News – Pada Senin, 24 Juli 2023, Tim Penyidik pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara telah menetapkan 2 orang tersangka terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pertambangan ore nikel di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Antam di Blok Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Kedua tersangka tersebut adalah:

  1. SM, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Mantan Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral).
  2. EVT, yang berperan sebagai Evaluator Rencana Kerja dan Anggaran Biaya pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Hasil penyidikan menunjukkan bahwa SM dan EVT telah memproses penerbitan Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2022 untuk sejumlah metrik ton ore nikel milik PT. Kabaena Kromit Pratama dan beberapa perusahaan lain di sekitar blok Mandiodo tanpa melakukan evaluasi dan verifikasi sesuai ketentuan.

Padahal, perusahaan-perusahaan tersebut tidak memiliki deposit/cadangan nikel di wilayah IUP mereka. Sebagai hasilnya, dokumen RKAB tersebut dijual kepada PT Lawu Agung Mining yang melakukan penambangan di wilayah IUP PT Antam, sehingga nikel tersebut seolah-olah berasal dari PT Kabaena Kromit Pratama dan perusahaan lain.

Akibatnya, kekayaan negara berupa ore nikel milik negara cq PT Antam dijual dan hasilnya dinikmati oleh pemilik PT Lawu Agung Mining, PT Kabaena Kromit Pratama, dan beberapa pihak lainnya.

Berdasarkan perhitungan sementara auditor, keseluruhan aktivitas pertambangan di blok Mandiodo telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 5,7 Triliun.

Dengan penetapan 2 orang tersangka baru ini, total tersangka dalam perkara ini menjadi 7 orang, dan proses penyidikan masih berlanjut dalam tahap pengembangan.

Selanjutnya, Tim Penyidik pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara menitipkan Tersangka SM dan Tersangka EVT untuk dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

Esok harinya, penahanan akan dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara Kendari,Sulawesi Tenggara untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Editor : Abdullah

Sumber : Kejaksaan Agung

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1