72.34 F
Kepualauan Riau
Februari 27, 2024
https://www.regalianews.com

Bawaslu Ajak Polri Perkuat Kolaborasi Untuk Cegah dan Tangani Pelanggaran Pemilu di Medsos

Politik

Bawaslu Ajak Polri Perkuat Kolaborasi untuk Cegah dan Tangani Pelanggaran Pemilu di Medsos
Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Lolly Suhenty.

Regalia News – Kolaborasi antara Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mencegah dan menangani pelanggaran Pemilu 2024 di media sosial (medsos). Anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, menekankan pentingnya kerja sama antara kedua lembaga tersebut dalam memetakan dan mendeteksi dini kerawanan pemilu, terutama dalam dimensi konteks sosial politik dan kontestasi seperti politisasi SARA, hoaks, ujaran kebencian, dan politik uang. di Jakarta, Selasa (21/11/2023).

“Lolly Suhenty mengusulkan beberapa langkah kolaboratif, termasuk memperkuat sosialisasi dan penguatan netralitas kepada aparat kepolisian, mencegah dan menindak pelanggaran politik uang serta pelanggaran UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Selain itu, dia menyarankan pembentukan patroli pengawasan siber untuk mencegah potensi politisasi SARA, hoaks, dan ujaran kebencian di media sosial”.tandasnya.

Dalam analisis Bawaslu terhadap Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), Lolly Suhenty menyoroti medsos sebagai salah satu kerawanan krusial. Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Polri dianggap sebagai kerawanan tertinggi. Dia mencatat bahwa netralitas ASN menjadi fokus utama, terutama dengan adanya perubahan dalam UU ASN yang tidak mencantumkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Hasil IKP juga menunjukkan bahwa politik uang merupakan kerawanan tertinggi, dengan berbagai modus operandi, termasuk memberi langsung (cash dan voucher), memberi barang, memberi janji, melibatkan kandidat, tim sukses, ASN, penyelenggara ad hoc, dan simpatisan atau pendukung”.ungkapnya.

Lolly Suhenty menekankan pentingnya strategi pencegahan, termasuk sosialisasi besar-besaran kepada seluruh ASN mengenai pentingnya bersikap netral. Dia juga mengatasi masalah mendasar terkait pelanggaran netralitas dengan memastikan regulasi yang dapat mendorong efek gentar (deterrence effect).

Artikel ini memberikan gambaran komprehensif tentang langkah-langkah konkret yang dapat diambil oleh Bawaslu dan Polri untuk mengatasi potensi pelanggaran Pemilu 2024, khususnya di dunia digital dan media sosial.

Editor ; Abdullah

Sumber ; umas Mabes Polri

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1