47.91 F
Kepualauan Riau
April 14, 2024
https://www.regalianews.com

Polri Deportasi Ratusan WNA Cina Tersangka Love Scamming

Hukum & Kriminal

Polri Deportasi Ratusan WNA Cina Tersangka Love Scamming
Foto Istimewa

Regalia News – Pada tanggal Rabu, 20 September 2023, Bandara Internasional Hang Nadim Batam menjadi saksi dari upacara serah terima 153 tersangka Warga Negara Asing (WNA) Republik Rakyat Tiongkok kepada Ministry of Public Security of Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Mereka semua terlibat dalam tindak pidana love scamming atau penipuan online.

Hadir dalam upacara ini beberapa pejabat dan tokoh penting, termasuk Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Tabana Bangun, M.Si., Kadivhubinter Mabes Polri Irjen. Pol. Krishna Murti, S.I.K., M.Si., M.M., Kakanim Batam Subki Miuldi S.Kom., M.H., Kepala BNN Provinsi Kepulauan Riau Brigjen. Pol. Drs. Henry Parlinggoman Simanjuntak, M.M., Kadis Pariwisata Kota Batam Drs. Ardiwinata, dan Forkopimda Kepri.

Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Drs. Tabana Bangun, M.Si., dalam sambutannya menyebutkan bahwa keberhasilan penangkapan ini adalah hasil kerja keras Ditreskrimsus Polda Kepri, Divhubinter Polri, dan Ministry of Public Security of Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang bekerja sama dalam sebuah joint operation. Operasi ini dipimpin oleh Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes. Pol. Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., dan Kabag Jatinter Divhubinter Polri Kombes. Pol. Audie S. Latuheru, S.I.K., M.Si.

Penangkapan terhadap para Warga Negara Asing (WNA) ini terjadi dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 29 Agustus 2023 di kawasan industri Cammo, di mana 90 WNA Republik Rakyat Tiongkok berhasil diamankan, dengan rincian 85 pria dan 5 wanita.

Penangkapan kedua terjadi pada 5 September 2023 di Belakang Padang, melibatkan 42 WNA Republik Rakyat Tiongkok, dengan rincian 34 pria dan 8 wanita.

Kadivhubinter Mabes Polri Irjen. Pol. Krishna Murti, S.I.K., M.Si., M.M., menjelaskan bahwa total tersangka yang berhasil diamankan dalam kasus love scamming ini mencapai 153 orang di dua lokasi, yaitu Kota Batam dan Singkawang.

Semua tersangka berasal dari negara asing, termasuk warga negara China, Vietnam, dan negara lain. Dari jumlah tersebut, 132 tersangka diamankan di wilayah Batam, Kepulauan Riau, dan 21 tersangka lainnya diamankan di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat.

Meskipun tidak ada korban yang berasal dari negara Indonesia, kepolisian Republik Indonesia tetap bertekad untuk tidak membiarkan wilayahnya digunakan untuk tindak kejahatan.

Oleh karena itu, penegakan hukum dilakukan di wilayah hukum Polda Kepulauan Riau untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang tidak aman bagi pelaku tindak pidana kriminal.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan serah terima 153 tersangka WNA dari Imigrasi kepada Ministry of Public Security of Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang disaksikan oleh Kadivhubinter Mabes Polri Irjen. Pol. Krishna Murti, S.I.K., M.Si., M.M., dan Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Tabana Bangun, M.Si.

Kadivhubinter Mabes Polri Irjen. Pol. Krishna Murti, S.I.K., M.Si., M.M., pada saat doorstop bersama awak media menekankan bahwa tindak pidana love scamming atau penipuan online adalah kejahatan serius yang merugikan banyak pihak.

Dengan serah terima ini, para pelaku dan barang bukti yang telah diamankan akan kembali ke negara China untuk dihadapkan pada proses hukum yang berlaku di sana.

Polda Kepulauan Riau berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam melindungi masyarakat dari tindak pidana semacam ini dan menjalin kerja sama yang kuat dengan pihak berwenang dalam dan luar negeri untuk mencegah kasus serupa di masa yang akan datang.

Editor : Abdullah

Sumber : Humas Mabes Polri

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1