83.14 F
Kepualauan Riau
Februari 22, 2024
https://www.regalianews.com

Kunker Komisi III Di PLTSA Putri Cempo Solusi Mengatasi Permasalahan Sampah Di Batam

DPRD Kepri

Kunker Komisi III Di PLTSA Putri Cempo Solusi Mengatasi Permasalahan Sampah Di Batam
Ketua Komisi III Widiastadi Nugroho yang memimpin kunjungan tersebut mengatakan PLTSa merupakan cara untuk mengatasi masalah sampah di kota-kota besar seperti di Batam.

Regalia News – Kunjungan kerja Komisi III DPRD Kepulauan Riau ke Kota Solo, Jawa Tengah, pada tanggal 21 Februari 2023, bertujuan untuk mempelajari teknologi gasifikasi di Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo.

Ketua Komisi III, Widiastadi Nugroho, yang memimpin kunjungan tersebut, menyampaikan bahwa PLTSa merupakan solusi untuk mengatasi masalah sampah di kota-kota besar seperti Batam. Selain itu, teknologi ini juga dianggap sebagai langkah menuju energi yang ramah lingkungan.

Widiastadi menyatakan ketertarikan Komisi III terhadap teknologi PLTSa, yang tidak hanya dapat mengatasi permasalahan sampah, tetapi juga merupakan upaya untuk beralih ke energi yang ramah lingkungan.

Anggota Komisi III, Irwansyah, menambahkan bahwa teknologi ini sangat tepat untuk mengatasi masalah sampah yang semakin meningkat, terbatasnya lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), biaya pengolahan sampah yang meningkat, pencemaran lingkungan, dan dampak buruk bagi kesehatan.

Irwansyah juga mencatat beberapa kelebihan teknologi PLTSa, seperti tidak menimbulkan asap, tidak menghasilkan flying ash, dan tidak menghasilkan polutan berbahaya.

Direktur PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) Gangga, selaku operator PLTSa Putri Cempo, membenarkan pernyataan Widiastadi dan Irwansyah.

Ia menjelaskan bahwa sampah mengalami beberapa tahap dalam sistem gasifikasi, termasuk pembakaran, junction box, siklon, back filter, head excharger, filter halus, dan mesin gas engine generator genset.

PLTSa Putri Cempo menggunakan teknologi gasifikasi dari India dan mesin dari Cina dengan nilai investasi sebesar Rp 330 miliar. Pembangkit ini mampu menghasilkan daya listrik sebesar 8 MW, di mana 3 MW digunakan untuk kebutuhan sendiri dan 5 MW disalurkan ke PLN Persero.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau, M Darwin, menambahkan bahwa nilai investasi untuk membangun PLTSa cukup besar, namun pihaknya akan terus mempelajari dan berusaha agar teknologi ini dapat digunakan di Batam dan Kepulauan Riau secara umum.

Editor : Abdullah

 

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1