https://www.regalianews.com

Pulau Malin Rusak Parah,Dana Reklamasi Kemana ?

Hukum & Kriminal

Bekas Pengorekan Bouksit Ditinggal Begitu Saja

Regalia News – Exploitasi aktivitas tambang bauksit telah usai di pulau Malin kecamatan Bintan pesisir kabupaten Bintan pada tahun 2013 silam ,menyisakan suatu luka yang dalam dampak pada ekosistem kerusakan hutan yang cukup parah .

Bayangkan saja pulau yang berukuran kecil yang luasnya sekitar 19 Hektar, yang seharusnya dijaga habitat alaminya,kini tampak kering kerontang tanpa adanya reklamasi dari para oknum oknum yang menjarah hasil bumi Bintan sampai saat ini.

Diduga ada oknum pejabat daerah yang kongkalikong, agar aktivitas tambang boksit tersebut bebas beraktivitas.

Dari informasi yang didapat dari Tim media ini, Aktivitas tambang boksit di pulau malin tersebut berlangsung selama kurang lebih 1 tahun.

Sebut saja Agung (Nama samaran) yangmana dirinya dulu berkerja di pulau Malin .

” Waktu itu saya memang bekerja disitu. Saya tidak tahu pasti bos tambang boksit di pulau malin itu siapa, yang saya tau cuma ada beberapa oknum pejabat di bintan yang ikut andil disitu, kalau nama oknum nya saya enggak bisa sebutkan ,kalau saya tidak salah tambang bouksit di pulau malin tersebut berjalan lebih kurang selama 1 tahun. kalau dari yang saya dengar katanya tambang itu di stop karena ijin – ijinnya gak jelas,ya bisa di bilang ilegal la” Ucapnya singkat.

Sampai berita ini di terbitkan, oknum pejabat tersebut tidak bisa di hubungi, dan saat di temui di kantor dinasnya, oknum pejabat tersebut sedang tidak berada di tempat. (6/9)(TIM)

Related posts

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

Leave a review

https://regalianews.com

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

UA - 174246026 - 1