https://www.regalianews.com

Bea Cukai Batam Limpahan Kasus Narkotika Jenis Sabu Kepada Ditresnarkoba Polda Kepri

Hukum & Kriminal

Tersangka BS Alias J yang di amankan oleh Bea Cukai Batam dan di limpahkan ke Ditresnarkoba Polda Kepri.

Regalianews, Batam – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri terima limpahan kasus narkoba dari bea cukai Kota Batam atas inisial BS tersangka tindak pidana Narkoba jenis Sabu, pada jumat (6/8) lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S,S.IK., M.Si., saat gelar konferensi pers yang didampingi oleh Ditresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, S.H., S.Ik., M.H., Senin (15/8).

“Kronologis kejadian berawal saat seorang tersangka BS alias J berhasil diamankan di pintu masuk X Ray keberangkatan lantai I Bandara Hang Nadim Kota Batam, pada hari Jumat (6/8) sekitar pukul 06.00 wib oleh petugas Avsec yang sedang bertugas,” kata Harry.

Barang bukti yang berhasil di amankan.

Kemudian petugas Avsec tersebut mencurigai salah seorang penumpang berinisial BS alias J yang akan berangkat menuju Jakarta, dari kecurigaan tersebut, petugas Avsec membawa orang tersebut untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan test urine pelaku berinisial BS alias J positif Methapetamin”. Jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.

Selanjutnya, petugas membawa saudara BS alias J ke rumah sakit Awal Bros untuk dilakukan pemeriksaan Rontgen badan, dari hasil pemeriksaan rontgen tampak 3 bayangan benda mencurigakan di bagian anus, diketahui bahwa benda tersebut merupakan narkotika jenis sabu.

“Dan pada jumat siang petugas Bea dan Cukai Kota Batam melimpahkan perkara ke Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”ungkapnya.

Adapun Barang bukti yang di limpahkan antara lain 3 bungkus balut kondom berwarna Hitam dan plastik bening serbuk kristal diduga Narkotika jenis Sabu seberat 197,1 gram, 1 unit Handphone merk Oppo, 1 lembar KK, 2 Lembar E-Ticket pesawat tujuan Jakarta, dan uang tunai sebesar Rp.478.000,-,” tuturnya.

Atas perbuatanya tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) dengan ancaman hukuman minimal 6 (enam) tahun penjara dan paling lama 20 tahun dan atau Pasal 112 ayat (2) Dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

Editor : redaksi

Related posts

Leave a review

https://regalianews.com

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

UA - 174246026 - 1