https://www.regalianews.com

11.556 Nakes Kepri Disuntik Vaksin Dosis Ketiga

Batam

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyaksikan Penyuntikan Vaksin Dosis ketiga untuk Tenaga Kesehatan. (Foto-Istimewa)

Regalianews, Kepri – Vaksinisasi dosis ketiga untuk tenaga kesehatan di Kepulauan Riau akan dilakukan penyuntikan dosis ketiga.

Hal tersebut disebut disampaikan oleh Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad. Ia sudah mencanangkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga untuk tenaga kesehatan. Ada Sebanyak 11.556 tenaga kesehatan di Kepri, mulai mengikuti penyuntikan vaksin dosis ketiga ini.

Seluruh vaksin untuk tenaga kesehatan se Kepri, kata Gubernur Ansar sudah didistribusikan. Pada Jumat (6/8) lalu, vaksin itu sudah sampai di Kabupaten/Kota se-Kepri.

“Melalui pencanangan vaksinasi dosis tiga bagi tenaga kesehatan se-Kepri ini, saya mengajak kita semua untuk tetap produktif dengan aman dan terlindungi di tengah pandemi ini. Tentu dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan sebagai kebiasaan baru,” kata Gubernur Ansar di RS Bunda Halimah, Batam, Senin (9/8).

Untuk Kota Tanjungpinang, ada 80 vial vaksin dengan sasaran 1.120 nakes. Kabupaten Bintan mendapatkan 46 vial dengan sasaran 644 nakes. Kabupaten Lingga, juga sudah menerima 61 vial dengan sasaran 854 nakes.

Kabupaten Natuna, memiliki sasaran 980 nakes dari 70 vial vaksin. Untuk Anambas, ada 47 vial dengan sasaran 658 nakes.

“Kemudian pada Sabtu (7/8) Kota Batam sudah menerima 410 vial vaksin untuk 5.740 nakes. Kemudian Kabupaten Karimun ada sebanyak 109 vial vaksin untuk 1.560 nakes,” jelas Ansar

Menurutnya, tambahan vaksin ini sesuai dengan surat edaran kemenkes No.HK.02.01/11919/2021 tentang vaksinasi dosis ketiga bagi seluruh tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

Edaran ini dibuat dengan mempertimbangkan bahwa masih ada SDM tenaga kesehatan yang sudah vaksin tahap dua namun masih terinfeksi Covid-19.

Karena itu perlu dilakukan intervensi vaksinasi dosis tiga bagi sdm tenaga kesehatan yang dihadapkan dengan resiko tinggi penularan Covid-19
“Upaya ini dilakukan untuk melindungi tenaga kesehatan yang mengalami tekanan yang luar biasa pada gelombang kedua pandemi ini,” pungkasnya. (*)

Penulis : Redaksi

Editor : Isep Ilham

Related posts

Leave a review

https://regalianews.com

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

UA - 174246026 - 1