https://www.regalianews.com

Tiga Tersangka Berstatus  ASN Duduki Peringkat Atas Tuntutan Jaksa kasus IUP Bouksit

Hukum & Kriminal

Regalia News –  Jaksa  Penuntut Umum Kejati Kepri membacakan tuntutan  10 berkas perkara dari 12 tersangka IUP Bouksit di Kepri, Jaksa Penuntut Umum Kejati  Kepri yang dipimpin kasi Penuntutan Pidsus Kejati Kepri, Dodi Emil Gazali, saling bergantian.membacakan tuntutan kepada 12 terdakwa di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungpinang , Kamis Siang. ((18/92/21).

Tiga dari terdakwa yang berstatus AS, menduduki peringkat atas dari tuntutan jaksa , yakni Dr Amjon MPd ,50 Tahun mantan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau 2018-2019 di tuntut jaksa dengan 14  Tahun Penjara beserta denda 50 juta rupiah, subsider 5 bulan penjara .

Terdakwa Azman Taufik 60 Tahun, mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Provinsi Kepri dituntut 13 tahun 6 bulan penjara dengan denda 500 juta subsider 5 bulan penjara.

Sedangkan untuk Bobby Stya Kifana, mantan kabag umum Pemko Tanjungpinang yang  merupakan Perseroan Komanditer di tuntut 8 Tahun 6 Bulan , dengan denda 500 Juta subsidier 5 bulan penjara dan dikenakan Uang Pengganti sebesar Rp 8.224.716.000,- subsidier 3 Tahun 9 Bulan.

Ketiga terdakwa tersebut yang berstatus ASN masing – masing akan mengajukan pledoi pada hari Rabu depan (24/02/21) di Kantor Pengadilan Negri  yang baru di Senggarang .

Selanjutnjutnya, tersangka Wahyu Budi Wiyono 46 Tahun,Direktur CV Buana Sinar Khatulistiwa, satu berkas dengan Boby Satya Kifana dituntut 8 tahun 6 bulan , denda 500 juta rupiah, subsidier 5 bulan penjara dengan uang pengganti sebesar Rp 8.224.716.000,- Subsidier 3 tahun 9 bulan.

Tersangka Harry E Malonda 66 Tahun, Ketua Koperasi Haluan Kelompok Tambang Rakyat Cabang Bintan dan satu berkas dengan Sugeng 51 Tahun, Wakil Ketua Koperasi Haluan Kelompok Tambang Rakyat di tuntut 7 Tahun 6 Bulan denda 500 juta rupiah, subsidier 5 bulan penjara dengan uang pengganti UP sebesar Rp. 7.148.009.004.32,- subsider 3 Tahun 9 Bulan penjara.

Terdakwa Eddy Rasmadi 47 Tahun, Direktur CV Gemilang Mandiri Sukses, dituntut 7 Tahun 6 Bulan dengan denda 300 juta rupiah, subsidier 4 Bulan penjara dengan uang pengganti UP sebesar Rp. 1..725.437.253.12,- ,subsidier 3 Tahun 9 bulan penjara.

Terdakwa M Achma 43 Tahun, Direktur PT Cahaya Tauhid Alam Lestari, dituntut 7 Tahun 6 Bulan, dengan denda 300 juta rupiah, subsidier 4 Bulan penjara, dengan Uang Pengganti UP sebesar Rp.  2.572.387.466.02, subsidier 3 Tahun 9 Bulan penjara.

Sedangkan terdakwa Jalil 51 Tahun, Mitra BUMDES Maritim Jaya Desa Air Glubi, di tuntut 6 Tahun 6 Bulan penajara, denda 300 juta rupiah, subsidier 4 Bulan penjara , dengan uang pengganti UP Rp. 878.174.897,60, subsider 3 Tahun 3 Bulan penjara.

Kemudian  terdakwa  Junedi 46 Tahun, Persero Komenditer CV Dwi Karya Mandiri, dituntut 7 Tahun 6 Bulan, denda 300 juta rupiah, subsidier 4 Bulan penjara, dengan Uang Pengganti UP sebesar Rp. 1.049.466.142,76, subsidier 3 Tahun 9 Bulan penjara.

Setelah itu M Adrian Alami 41 Tahun, Kepala Cabang Persero PT Tan Maju Bersama Sukses, di tuntut 5 Tahun 6 Bulan , dengan denda 200 juta rupiah, subsidier 3 bulan penjara, dengan uang pengganti UP sebesar Rp. 613.200.000, subsidier 2 Tahun 9 Bulan penjara.

Selain itu terdakwa Arif Rate dituntut 7 Tahun 6 Bulan penjara, denda 300 juta, subsidier 4 Bulan penjara, dengan Uang Pengganti UP sebesar Rp. 2.353.498.677,60 subsidier 3 Tahun 9 Bulan penjara.

Sementara itu, pengembalian kerugian negara yang sudah dikembalikan terdakwa adalah berkas Boby dan Wahyu sebesar Rp. 279.480.000,- (3,2) persen dari kerugian negara Rp. 8.504.196.000,-, berkas Hari Malonda dan Sugeng sudah mengembalikan sebesar Rp. 6.478.561.420,- 47 persen dari kerugian negara Rp. 13.626.570.424,32.

Sedangkan untuk terdakwah Jalil sudah mengembalikan Rp. 345.857.960,- (28) persen dari kerugian negara Rp. 1.224.032.857,60.

Sedang terdakwah Junaidi sudah mengembalikan dua kali pengembalian yakni Rp. 766.359.524 dan Rp. 165.008.620. dan masih bersisa sebesar Rp. 1.214.474.762 dari total kerugian.

Editor : Redaksi

Related posts

Leave a review

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

UA - 174246026 - 1