https://www.regalianews.com

DPRD Kepri Diminta Panggil BUMD PT Pelabuhan Kepri Terkait Aset Kapal MV Lintas Kepri dan Investasi Permanen Rp. 25 M

Hukum & Kriminal

DPRD Kepri Diminta Panggil BUMD PT Pelabuhan Kepri Terkait Aset Kapal MV Lintas Kepri dan Investasi Permanen Rp. 25 M

Regalia News – Pemerintah Propinsi Kepri melalui DPRD, Kepri,diharapkan untuk bisa memanggil BUMD PT Pelabuhan Kepri terkait Investasi permanen sebesar 25 Miliar yang dinilai tidak ada memberikan manfaat ekonomi dan kepada PAD Daerah.24/01/2021.

Dalam temuan LHP BPK atas LKPD Propinsi Kepri tahun 2017, diterangkan, bahwa investasi yang dikucurkan oleh Pemerintah terhadap tiga BUMD, yakni PT Pembangunan Kepri sebesar Rp. 13.999.000.000,- PDAM Tirta Kepri Rp. 4.417.176.000,,- dan PT Pelabuhan Kepri sebesar Rp. 25.000.000.000,- diaman BUMD tersebut menunjukkan bahwa tahun 2017mengalami kerugian.

Selain penyertaan investasi permanen di BUMD PT Pelabuhan Kepri yang cukup besar, Pemprov Kepri juga menyerahkan aset terdapat pemanfaatan aset Kapal MV lintas Kepri dengan aset tercatat dalam KIB B dengan nilai 26.4 Miliar, yang juga dinilai tidak sesuai ketentuan dan tidak memberikan peningtakan pendapatan Daerah.

Dimana PT Pelabuhan Kepri mencatat penghasilan pendapatan selama tahun 2019 tercatat sebesar Rp. 1.4 Miliar, akan tetapi Pemprov Kepri sebagai pemilik aset tidak dapat pendapatan dari pemanfaatan pengoperasian kapal MV lintas kepri tersebut baik berbentuk deviden maupun pembagian keuantungan operasional sebagimana yang dijekaskan dalan LHP BPK pemprov kepri tahun .2019.

Tekait masalah tersebut diatas, salah seorang masyarakat yang namanya tidak mau disebutkan, meminta DPRD Kepri melaui komisi yang terkait, agar dapat meminta pertanggungjawaban sekyruh dana tersebut.

“Kita minta alat kelengkapan di DPRD Kepri untuk memanggil pihak PT Pelabuhan Kepri untuk mepertanggungjawabkan dana tersebut, apakah masih ada dan dimana uang rakyat tersebut,” Terangnya.

Selain hasil temuan BPK, seharunya pihak Inspektorat Kepri harus juga melakukan audit secara tuntas.

” Biar ada kepastian keberadaan dana investasi permanen tersebut dan hasil aset kapal MV lintas Kepri, seharusnya inspektorat harus tuntaskan auditnya kemana uang rakyat itu, apa masih ada atau sudah tak bersisa lagi, agar masyarakat mendapat kepastiannya kemana duit rakyat di belanjakan,” Pungkasnya.

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Related posts

Leave a review

https://regalianews.com

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

UA - 174246026 - 1