https://www.regalianews.com

Plt Walikota Tanjungpinang,Menyampaikan Nota Kebijakan Umum APBD 2021 dan APBDP 2020

Pemerintah terus berjuang keras menjalankannya,agar masyarakat terlayani dengan baik ditengah pandemi global covid 19.

Regalia News – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang gelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota kebijakan umum APBD dan prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Kota Tanjungpinang tahun anggaran 2021,serta nota kebijakan umum Perubahan APBD di Ruang Rapat DPRD Kota Tanjungpinang,rapat paripurna,dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Tanjungpinang,turut hadir dalam rapat tersebut Plt.Walikota Tanjungpinang dan Sekretaris Daerah Kota.Kamis (13/8).

Dalam pidatonya, Plt.Walikota Tanjungpinang,menyampaikan bahwa agenda sidang hari ini memiliki makna penting dan strategis bagi kesinambungan prores pembangunan Daerah yang akan kita rencanakan ditahun 2021 mendatang.

Kebijakan Daerah  menjadi bagian dari percepatan pelayanan masyarakat serta peningkatan pembangunan Daerah melalui rencana kerja pemerintah sebagai landasan awal target perencanaan tahunan penyusunan RKP untuk tahun 2021 ini,” ujar Rahma.

Lanjutnya langkah yang harus  diambil Pemerintah dengan meningkatkan industri,pariwisata dan investasi di berbagai wilayah,dengan didukung SDM dan Infrastruktur yang memadai untuk mencapai pertumbuhan ekonomi  yang berkualitas.

Saat ini Pemerintah terus berjuang keras menjalankannya,”agar masyarakat terlayani dengan baik ditengah pandemi global covid 19,hingga beberapa kali dilakukan penyesuaian APBD 2020 dengan memaksimalkan fungsi pelayanan kesehatan masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19.”tambah Rahma.

Target pendapatan Daerah Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2021 direncanakan sebesar 852,79 miliar rupiah menurun sebesar 149,9 miliar rupiah atau sebesar 14,96% dari target tahun 2020 sebesar 1, 002 Triliun Rupiah,“untuk pendapatan asli Daerah, pada tahun 2021 direncanakan sebesar 136,98 milyar rupiah, terdapat penurunan sebesar 13,43 milyar rupiah atau 8,93 % dari target pada anggaran sebelumnya tahun 2020 sebesar 150,42 milyar rupiah,” ungkap Rahma.

Katanya lagi bahwa kebijakan penganggaran Daerah saat ini menghadapi tantangan yang cukup berat, dalam keterbatasan ruang fiskal,dimana proporsi belanja Daerah yang dialokasikan untuk belanja wajib masih relatif tinggi,“untuk itu Pemerintah akan fokus untuk memprioritaskan anggaran selayaknya diarahkan kepada belanja produktif serta mendukung pembangunan bagi masyarakat secara merata,”ungkapnya.

Jelasnya lagi bahwa untuk tahun anggaran 2021 ini, perencanaan perkiraan belanja Daerah secara total adalah sebesar 900,99 Milyar rupiah,menurun sebesar 149,98 milyar,dibandingkan tahun sebelumnya atau sebesar 14,27%.

Melalui kerjasama dan sinergi antara Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama DPRD Kota Tanjungpinang, agar upaya yang sungguh-sungguh dan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran (Stakeholders) serta didukung oleh seluruh komponen masyarakat,penganggaran Daerah tahun 2021 diharapkan akan tercapai dan semakin efektif,serta capaian upaya untuk memakmurkan rakyat dan memajukan kehidupan bangsa dapat tereliasasikan,”tegasnya.

Liputan : Riski

Editor   :  Redaksi

Related posts

Leave a review

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini:
UA - 174246026 - 1