9 Agustus 2020
Regalia News
Anambas

Pemkab Anambas Terus Fokus Mesejahterkan Masyarakat

BPJS
Kepala BPJS naker Tanjungpinang, Sri Sudarmadi menyerahkan santunan secara simbolis jaminan kematian kepada nelayan yang diterima oleh Wakil Bupati KKA Wan Zuhendra

Regalia News – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) terus fokus berkonsentrasi mewujudkan masyarakat yang sejahtera melalui jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bukti nyata kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Bahkan Pemkab Anambas juga telah mengeluakan Peraturan Bupati (Perbup) Kepulauan Anambas Nomor 23 tahun 2017 tentang penyelenggaraan jaminan sosial ketenaga kerjaan di Anambas.

Wakil Bupati KKA Wan Zuhendra mengatakan, dukungan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan Perbup dapat dilihat dari sejumlah hal yang membanggakan.

“Perlu diketahui pada tahun 2019 (Oktober-Desember) telah didaftarkan 4.093 pekerja disektor informal yakni nelayan, buruh bongkar muat, kapten pompong, sopir tukang ojek, dan lainnya ke dalam jaminan sosial ketenaga kerjaan,”ujar Wan saat membuka monitoring dan evaluasi penyelenggaraan jaminan sosial ketenaga kerjaan di KKA, di ruang rapat DPMPTSP Transnaker Anambas, Selasa (21/7/2020).

Wan juga menyebutkan, total iuran para pekerja disektor informal tersebut bersumber dari APBD Anambas sebesar Rp206. 253,600.

“Pada tahun 2020 telah didaftarkan 4,893 pekerja disektor informal untuk perlindungan selama satu tahun dengan total iuran sebesar Rp975,542.000,”bebernya.

Wakil Bupati ini jiga mengungkapkan, pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2020 total santunan dan klaim jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian yang telah dibayarkan kepada para peserta di Anambas sebesar Rp350,259,771.

“Hubungan yang baik ini akan terus dilanjutkan dalam melanjutkan pembangunan yang berkesinambungan.
Bahkan kedepan kita akan mencari program lain agar nelayan yang berada di usia tidak produktif lagi dapat diberikan jaminan sosial,”ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wan juga meminta kepada pihak BPJS ketenagakerjaan untuk membuat aplikasi agar masyarakat Anambas mudah mengetahui apakah ia sudah terdaftar di BPJS atau belum.

“Saya minta BPJS dapat membantu hal ini agar pemerintah mudah menjawab pertanyaan dari masyarakat,”pungkasnya.(red)

Related posts

Leave a review

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

G-FG4C2SQVS1