Regalia News
Rilis konfrensi pers yang disampaikan Ditreskrimsus Polda Kepri atas pengungkapan sebanyak 2.389 Unit HP seludupan (Black Market) berbagai merek asal China, Jumat (10/7/2020)
Home » Ditreskrimsus Polda Kepri Berhasil Amankan 2.389 HP Seludupan

Ditreskrimsus Polda Kepri Berhasil Amankan 2.389 HP Seludupan

Regalia News – Ditreskrimsus Polda Kepri berhasil mengamankan sebanyak 2.389 Unit Handphone (HP) seludupan (Black Market) berbagai merek asal China dan disimpan oleh pelaku di Ruko Taman Nagoya Indah, Lubuk Baja Kota Batam pada Kamis (2/9/2020) kemarin

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt,S,SIK,M.Si, melalui rilis yang dijelaskan oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda kepri AKBP Priyo Prayitno pada saat Konferensi Pers di Media Center Polda Kepri, Jumat (10/7/20).

 

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wadir Reskrimsus Polda Kepri AKBP Nugroho Agus Setiawan, S.Ik., M.H. didampingi oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda kepri AKBP Priyo Prayitno dan Kasubdit I Dit Reskrimsus Polda Kepri AKBP Tidar Wulung Dahono,SH,Sik,MH.”pengungkapan kasus ini berdasarkan LP-A/91/VII/2020/Spkt-Kepri Tanggal 4 Januari 2020. Dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Ruko Taman Nagoya Indah, Lubuk Baja Kota Batam,dimana kejadian tersebut pada Kamis,tanggal 2 Juli 2020, jam 13.00 wib,pelaku berinisial A,”jelasnya.

Dikatakan,kronologis kejadian berawal Informasi yang diberikan oleh masyarakat terkait adanya dugaan tempat penyimpanan handphone yang diduga tidak memiliki sertifikasi,”mendapatkan Informasi tersebut Tim Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Kepri langsung bergerak menuju tempat yang dimaksud.”jelas Kasubbid Penmas Bidhumas Polda kepri AKBP Priyo Prayitno.

Saat dilakukan pengecekkan bahwa benar dilokasi tersebut didapatkan sebanyak 2.389 Unit Handphone berbagai merek diantaranya Nokia, Samsung dan Lenovo dengan pemilik berinisial A.

“Dari hasil pemeriksaan bahwa pemilik tidak dapat menunjukkan sertifikasi dari kemenkominfo terhadap jenis dan merek handphone tersebut.” Tutur Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri.

Sebanyak 2.389 Unit Handphone berbagai merek tersebut, lanjutnya diperoleh dari negara Cina yang dibawa oleh jasa pengiriman, dan setelah tiba barang tersebut disimpan di gudang yang ada di Ruko Taman Nagoya Indah Batam

“Hasil keterangan pemeriksaan handphone tersebut di distribusikan ke 18 Counter Handphone yang tersebar di beberapa pusat perbelanjaan elektronik di Kota Batam, diantaranya di kawasan Lucky Plaza, Nagoya Hill, Top 100 dan di Aviari.” Jelas Wadir Reskrimsus Polda Kepri,dari perdagangan Handphone Black Market ini,ujarnya negara berpotensi mengalami kerugian sebesar Rp.600.000.000,-.

“Modus yang dilakukan oleh pelaku adalah memperdagangkan handphone, dengan tidak memiliki sertifikasi yang diperoleh dari Cina (Black Market) dengan motif untuk memperoleh keuntungan”.tutur Wadir Reskrimsus Polda Kepri,atas tindakan ini pelaku diancam dengan Pasal 52 Jo Pasal 32 Ayat (1) undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi.

“Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 1 tahun dan atau denda paling banyak Rp 100.000.000,-.” jelas Wadir Reskrimsus Polda Kepri AKBP Nugroho Agus Setiawan,handphone tersebut jelasnya,diduga diperoleh dari Negara Cina yang dibawa oleh jasa pengiriman BZ dan H.

“Penyidikan dan penyelidikan akan terus dikembangkan,dari hal ini kemungkinan akan ada dugaan tindak pidana lainnya baik itu diperdagangan atau di kepabeanan nya,nanti kita akan lakukan kordinasi dengan Bea Cukai,langkah kita kedepannya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait yakni Kominfo dan kita akan mintakan juga keterangan dari para Ahli perihal spesifikasi dari teknis dan sertifikasi dari barang-barang itu sendiri.” tutup Kasubdit I Dit Reskrimsus Polda Kepri.Red

Related posts

Wanita Lansia Terserat Pejambret

Redaksi

Unit Lakalantas Polres Tanjungpinang Berhasil Tangkap Pengemudi Mobil Penabrak Maut di Batu 8

Redaksi

Tim Gabungan F1QR Ringkus Penyeludup 34,8 Kg Sabu dan 40 Ribu Butir Ekstasi

Redaksi

Leave a review

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

G-FG4C2SQVS1