https://www.regalianews.com

Sejumlah OPD di Kepri Dinilai Kurang Optimal pada Penggunaan Anggaran

DPRD Kepri

Regalia News – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri menilai, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri kurang optimal dalam penggunaan program indikator kegiatan pembangunan pada APBD Kepri tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pansus laporan Pertanggungjawaban APBD Kepri tahun 2019, Lis Darmansyah, pada paripurna laporan akhir Pansus Pertanggungjawaban APBD Kepri tahun 2019 di Ruang Sidang Utama kantor DPRD Kepri Dompak,Senin (22/6/2020).

“Berdasarkan hasil pembahasan, kami dapati bahwa pada APBD Kepri tahun 2019 masih banyak program kegiatan OPD yang tidak sesuai Renstra OPD pada RPJMD,” ungkap Lis.

Menurut Lis Darmansyah, masih banyak relokasi anggaran yang tidak sesuai tugas dan fungsi OPD, sehingga pelaksanaan program kegiatan dan pembangunan yang dilakukan tidak optimal,” ungkapnya menjelaskan.

Tak hanya itu, lanjut Lis hingga saat ini masih didapati OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri yang tidak konsisten terkait target alokasi anggararan.

“Sehingga meskipun realisasi anggaran tercapai namun capaian realisasi belum optimal,” ujar Lis Darmansyah dihadapan Plt Gubernur Provinsi Kepri, H Isdianto, dan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah.

Lis juga mengharapkan kedepannya, Gubernur Kepri dapat terus mendorong OPD untuk dapat lebih rinci dan Optimal dalam mengalokasikan anggaran kegiatan sesuai indikator pembangunan yang ada. (Red)

Related posts

Leave a review

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini:
UA - 174246026 - 1