83.14 F
Kepualauan Riau
Februari 23, 2024
https://www.regalianews.com

1.978 Ball Press Ilegal Dari Malaysia Dimusnahkan Polri

Hukum & Kriminal

1.978 Ball Press Ilegal Dari Malaysia Dimusnahkan Polri
Kapolda Kaltara Irjen. Pol. Daniel Adityajaya ( Foto Istimewa)

Regalia News – Polri melalui Polda Kalimantan Utara (Kaltara) telah berhasil mengungkap kasus penyelundupan baju impor ilegal yang disimpan dalam 17 kontainer di Pelabuhan Malundung, Tarakan, Kaltara pada Rabu (20/9/23).

Kapolda Kaltara, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula dari penggeledahan yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Kaltara dan Polres Bulungan di Kota Tarakan pada tanggal 4 Mei 2022.

Hasil penggeledahan tersebut kemudian dilaporkan kepada Bea Cukai Kota Tarakan karena dugaan adanya barang-barang bekas dari luar negeri yang tersimpan di Pelabuhan Malundung Kota Tarakan.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut oleh Ditreskrimsus Polda Kaltara dan Bea Cukai Kota Tarakan, ditemukan barang-barang bekas tersebut tersimpan dalam 17 kontainer, dengan total mencapai 1.808 ball press pakaian bekas di Pelabuhan Malundung Kota Tarakan. Kapolda Kaltara Irjen. Pol. Daniel Adityajaya memimpin pemusnahan barang-barang tersebut.

Menurut keterangan saksi-saksi, 17 kontainer tersebut adalah milik tersangka HSB dan berasal dari Malaysia. Kontainer-kontainer ini dibawa masuk ke Indonesia dengan cara dibawa dari Malaysia menuju perairan Sungai Nyamuk menggunakan kapal Jungkong.

Kemudian dipindahkan ke speedboat Celebes Jaya di perairan Indonesia, dan akhirnya dibawa ke Pelabuhan perikanan Kota Tarakan untuk disimpan di gudang milik tersangka.

Setelah barang-barang terkumpul digudang dan satu kontainer sudah cukup terisi, tersangka menghubungi PT.Mahameru untuk mengambil ballpress tersebut dengan menggunakan kontainer untuk dikirimkan menuju Makassar dan Manado.

Dalam pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk 1.978 ball press pakaian bekas, 14 unit speed boat yang masih diamankan di Mako Ditpolairud Polda Kaltara Kota Tarakan.

Uang tunai senilai Rp. 315.495.752,00 Milyar, 9 unit handphone, 1 unit Samsung Tab, barang berharga milik tersangka, dokumen-dokumen berharga, surat jalan kontainer, buku tabungan, dan barang bukti lainnya.

Tersangka Hasbudi dijerat dengan beberapa pasal, antara lain Pasal 112 Jo Pasal 51 Ayat (2) UU No 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, Pasal 51 Ayat (2) halaman 287 Jo Pasal 2 Ayat (3) Huruf d Peraturan Mendag RI No. 18 Tahun 2021 tentang Barang.

Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor, serta Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Jo Pasal 64 Ayat (1) d Pasal 3 dan/atau Pasal 4 dan/atau Pasal 10 UU RI No.8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Harus dicatat bahwa sebelumnya, Hasbudi juga terlibat dalam kasus penambangan emas ilegal di Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, di mana ia ditangkap bersama lima orang lainnya.

Dalam kasus penambangan ilegal ini, sejumlah barang bukti seperti tiga unit eskavator, dua unit truk, empat drum berisi sianida, dan lima karbon perendaman juga berhasil diamankan.

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1