84.07 F
Kepualauan Riau
Juni 13, 2024
https://www.regalianews.com

Polri Kirim Tim ke Timur Tengah Untuk Bantu WNI Yang Overstay

Hukum & Kriminal

Polri Kirim Tim ke Timur Tengah untuk Bantu WNI yang Overstay
Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana ( Foto Istimewa)

Regalia News – Kapusdokkes Polri, Irjen Asep Hendradiana, menyatakan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah mengirim tim beranggotakan empat orang ke Kedutaan Besar Indonesia di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), dan wilayah Timur Tengah.

Menurut Asep, tim tersebut dikirim untuk memfasilitasi pengumpulan sampel DNA guna membantu warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal secara ilegal dan anak-anak yang tidak terdaftar.

“Polri telah mengirim empat personel ke Kedutaan Besar Indonesia di Abu Dhabi untuk melaksanakan tugas memfasilitasi pengambilan sampel untuk pemeriksaan DNA, yang juga dikenal sebagai asam deoksiribonukleat,” kata Asep kepada wartawan pada hari Selasa (20 Juni 2023).

Asep menjelaskan bahwa sampel diambil dari sekitar 230 individu, termasuk 103 ibu Indonesia yang tinggal secara ilegal dan satu ayah. Kegiatan yang sama juga akan dilakukan terhadap 126 anak.

“Dalam penanganan warga negara Indonesia yang tinggal secara ilegal dan anak-anak yang tidak terdaftar dari wilayah Dubai dan Abu Dhabi, termasuk Dubai dan Abu Dhabi,” ujarnya.

Asep menyatakan bahwa pengambilan sampel dilakukan pada hari berikutnya, yaitu Kamis (15 Juni 2023), pukul 09.00 waktu setempat di Ruang Joko Widodo.

Operasi kemanusiaan ini dilakukan atas perintah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pada hari Rabu (14 Mei 2023).

Asep menyebutkan bahwa pengambilan sampel dilakukan oleh dua personel dari Puskesmas dan Pusat Kesehatan (Pusdokkes) Polri yang mengkhususkan diri dalam laboratorium DNA, didampingi oleh dua personel dari Divisi Hubungan Internasional Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan dibantu oleh lima dokter dari Ikatan Dokter Indonesia di Timur Tengah.

Karo Penmas Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, menyatakan bahwa pemeriksaan sampel DNA ini bertujuan untuk membantu warga negara Indonesia di sana.

Karena seorang warga negara Indonesia tanpa dokumen identifikasi yang sah dan yang telah tinggal secara ilegal akan kehilangan hak-hak mereka terkait dengan kesehatan, pekerjaan, dan urusan imigrasi.

“Jadi, seorang warga negara Indonesia tanpa dokumen tidak akan bisa meninggalkan negara dan tidak dapat kembali ke Indonesia. Hal ini akan menjadi masalah ketika terjadi deportasi terhadap orangtua mereka, dan itulah mengapa anak-anak ini tidak dapat kembali ke Indonesia,” jelas Ramadhan.

Editor : Abdullah

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1