83.14 F
Kepualauan Riau
Februari 22, 2024
https://www.regalianews.com

Polri Gagalkan Penyelundupan Sabu Lima Puluh Kg Dari Malaysia

Hukum & Kriminal

Polri Gagalkan Penyelundupan Sabu Lima Puluh Kg Dari Malaysia
Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar.

Regalia News – Penggagalan penyelundupan sabu seberat 50 kg oleh Polri adalah hasil dari kerjasama antara Ditipidnarkoba Bareskrim Polri, Ditresnarkoba Polda Aceh, dan Bea Cukai. Informasi awal mengenai upaya peredaran gelap narkotika jenis sabu melalui jalur laut dari Malaysia ke Aceh menjadi dasar untuk melakukan penyelidikan dan patroli di lokasi yang dicurigai sejak Februari 2023.

Pada tanggal 2 Maret 2023, sekitar pukul 19.45 WIB, petugas berhasil menangkap dua tersangka, yaitu Agus Salim (AS) dan Rusdy Jafar (RJ), beserta barang bukti 50 kilogram sabu di sekitar Masjid Nurul Huda, Jalan Raya Medan-Banda Aceh, Ule Tanoh, Tanah Pasir, Aceh Utara.

Hasil interogasi terhadap AS mengungkapkan bahwa ia diperintah oleh saudara TH, yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) dan tinggal di daerah Idi Rayeuk Aceh Timur, untuk mengambil sabu di perairan Malaysia.Senin (20/3/2023).

TH kemudian menyuruh anaknya, yaitu HA, untuk melakukan pengambilan tersebut dengan menggunakan boat bersama temannya U, yang juga DPO. Modus operandi mereka adalah memasukkan sabu ke dalam karung.

Tersangka Rusdy Jafar mengaku diperintah oleh DPO berinisial I untuk mengambil sabu di daerah Tanah Pasir, Aceh Utara, dengan menggunakan mobil. Sabu tersebut akan disimpan sementara di sebuah rumah kosong yang disewa sebagai gudang di Jalan Satelit No.14, Banda Sakti, Lhokseumawe.

Barang bukti yang berhasil disita meliputi tiga karung, di mana karung pertama berisi 10 bungkus paket sabu, karung kedua berisi 13 bungkus paket sabu, dan karung ketiga berisi 27 bungkus paket sabu.

Modus operandi penyelundupan narkotika ini melibatkan perairan Malaysia ke Perairan Aceh dengan menyimpan barang bukti narkoba di sebuah rumah yang disewa sebagai gudang.

Pasal yang disangkakan terhadap tersangka adalah Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur mengedarkan narkotika Golongan I.

Ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp10 miliar ditambah sepertiga.

Selain itu, ada pasal subsider yaitu Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda minimal Rp800 juta dan maksimal Rp8 miliar ditambah sepertiga.

Sumber : Humas Mabes Polri

 

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1