83.14 F
Kepualauan Riau
Februari 22, 2024
https://www.regalianews.com

Berantas Penyelundupan di Selat Malaka, Bea Cukai dan Kastam Malaysia Gelar Patkor Kastima

Hukum & Kriminal

Berantas Penyelundupan di Selat Malaka, Bea Cukai dan Kastam Malaysia Gelar Patkor Kastima
Foto Istimewa

Regalia News – Jakarta, 18 Oktober 2023 – Selat Malaka merupakan salah satu jalur perdagangan krusial yang melayani rute perdagangan antara Indonesia dan Malaysia.

Meskipun memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi, posisi strategisnya tak terhindarkan menarik efek merugikan seperti praktik perdagangan ilegal dan penyelundupan barang terlarang, yang dapat merugikan kedua negara.

Untuk mengatasi masalah ini, administrasi bea cukai kedua negara, yaitu Bea Cukai dan Cukai Malaysia, telah kembali mengorganisir Patroli Gabungan Bea Cukai Indonesia dan Malaysia (Patkor Kastima).

“Patroli bersama ini merupakan agenda bilateral rutin, sekarang memasuki tahun ke-27. Tujuannya adalah meningkatkan penegakan hukum bea cukai di kedua negara dan memperkuat kerjasama dalam melaksanakan patroli maritim yang terkoordinasi dan rutin,” ungkap Nirwala Dwi Heryanto, Direktur Layanan Komunikasi dan Panduan Pengguna Bea Cukai Indonesia.

Peluncuran Patkor Kastima ke-27 berlangsung pada 18 Oktober 2023, di perairan yang berbatasan antara Indonesia dan Malaysia antara Perairan Pulau Kukup, Malaysia, dan Perairan Pulau Karimun Anak, Indonesia.

Dikemas sebagai acara “Rendezvous At Sea,” pembukaan patroli maritim ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai dan Ketua Bea Cukai Malaysia.

Implementasi Patkor Kastima ke-27 dibagi menjadi dua periode, dari 18 hingga 27 Oktober 2023, dan kegiatan dilanjutkan dari 31 Oktober hingga 9 November 2023.

Bea Cukai Indonesia mengerahkan lima kapal patroli cepat dan dua perahu cepat untuk memantau lima sektor operasional di Indonesia: Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, dan Batam.

Fokus sasaran operasional meliputi pelanggaran prosedur navigasi di area tersebut dan penyelundupan ekspor dan impor, khususnya narkotika, pakaian bekas, rokok/tembakau, minuman mengandung alkohol etil (MMEA), CITES, minyak kapal industri, senjata api, manusia dan migran, dan lainnya.

“Pada patroli tahun ini, terdapat pertukaran delapan duta besar dari masing-masing delegasi negara,” jelaskan Nirwala.

Melalui Patkor Kastima ke-27, Bea Cukai Indonesia semakin mengukuhkan komitmennya sebagai lembaga yang bertugas melindungi masyarakat dan menjaga pendapatan negara dari sektor bea cukai dan cukai.

Komitmen ini terlihat dari pencapaian Patkor Kastima sebelumnya. “Pada tahun 2022, Bea Cukai mencegah tujuh kapal dengan bukti senilai Rp 181,41 miliar dan menyelamatkan negara dari potensi kerugian sebesar Rp 9,185 miliar.

Nilai tinggi barang tersebut dipengaruhi oleh penyitaan 120 bungkus metamfetamin (sabu) di Tamiang dan Ujung Batee, Aceh,” rinci Nirwala.

Nirwala juga berharap bahwa Patkor Kastima ke-27 akan mencapai kinerja yang lebih baik dan memperkuat sinergi antara Bea Cukai Indonesia dan Bea Cukai Malaysia.

“Harapannya adalah bahwa Patkor Kastima dapat terus menjadi platform untuk memperkuat sinergi antara Bea Cukai Indonesia dan Bea Cukai Malaysia dalam menjaga keamanan dan ketertiban perairan Selat Malaka.

“Menciptakan atmosfer yang kondusif, dan pada akhirnya meningkatkan kemakmuran kedua negara. Kami juga mengajak masyarakat untuk mendukung implementasi Patkor Kastima ke-27 untuk keamanan perairan Selat Malaka dari masuk dan keluarnya barang ilegal,” tutupnya.

Editor : Abdullah

Sumber : Admin Web Bea dan Cukai

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1