83.14 F
Kepualauan Riau
Februari 22, 2024
https://www.regalianews.com

Irjen Dedi As SDM Kapolri Kupas Tuntas Restoratif Justice di Era Presisi

Hukum & Kriminal

Irjen Dedi As SDM Kapolri Kupas Tuntas Restoratif Justice di Era Presisi
Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM), Irjen Dedi Prasetyo ( Foto Istimewa)

Regalia News – Transformasi penegakan hukum di era Polri Presisi, dengan fokus pada pendekatan keadilan restoratif atau restorative justice. Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Dedi Prasetyo, menjadi narasumber dalam acara di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, Jawa Tengah. Berikut beberapa poin kunci yang disampaikan oleh Irjen Dedi Prasetyo:

Transformasi organisasi merupakan salah satu dari empat program transformasi menuju Polri Presisi, tujuannya adalah untuk membuat Polri lebih baik dan mengalir dari positivisme ke progresif, memenuhi rasa keadilan masyarakat.

Polsek akan menjadi basis resolusi, dengan Bhabinkamtibmas sebagai pusat informasi dan problem solver, Key Performance Indikator (KPI) kinerja Polri tidak hanya berfokus pada pidana, tetapi juga pada restorative justice.

Restorative justice berorientasi pada pemulihan menyeluruh, menjawab ketidakpuasan dan rasa frustasi terhadap hukum pidana formal, proses ini dilakukan di luar peradilan formal dan melibatkan pelaku, korban, masyarakat, dan aparat hukum.

Empat Indikator Penyelesaian dengan Restorative Justice

    • Pelaku bertanggung jawab memulihkan kerugian yang dialami korban.
    • Korban menjalani mediasi dan menentukan sanksi untuk pelaku.
    • Masyarakat berperan sebagai mediator.
    • Aparat penegak hukum memfasilitasi mediasi.

Dedi menyebut bahwa penghentian kasus dengan restorative justice di Polri, pada periode 1 Januari 2021 hingga 14 Februari 2022, mencapai 15.787 kasus, Meskipun berhasil, masih ada kendala, seperti pendekatan sektoral yang belum berorientasi pada restorasi korban.

Kendala dalam implementasi melibatkan pendekatan sektoral yang belum memperhatikan restorasi korban, Dedi berpendapat bahwa masyarakat masih menganut konsep balas dendam, dan perlu ada perubahan paradigma terkait penegakan hukum di masyarakat.

Restorative justice dapat membantu menyelesaikan masalah dan mengurangi jumlah kasus yang menumpuk, Dedi menekankan bahwa pendekatan keadilan restoratif sudah diatur dalam Surat Edaran Kapolri Nomor 8 Tahun 2018 dan disempurnakan dalam Perpol Nomor 8 Tahun 2021.

Pandangan dan upaya Polri dalam menerapkan transformasi penegakan hukum dengan pendekatan keadilan restoratif untuk lebih memenuhi keadilan masyarakat.

Editor : Abdullah

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1