83.14 F
Kepualauan Riau
Februari 23, 2024
https://www.regalianews.com

Satreskrim Ungkap PPO Atau Eksploitasi Seksual Terhadap Anak

Hukum & Kriminal

Satreskrim Ungkap PPO Atau Eksploitasi Seksual Terhadap Anak
Tersangka D (18) dan A alias Oma (52)

Regalia News – Kasus yang diungkap oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kasus  Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau Eksploitasi Seksual Terhadap Anak,  Kasatreskrim AKBP DR. Muhammad Firdaus S.IK.M.H, didampingi Kanit PPA AKP Tamat Suryani, S.H, dan Kasie Humas Kompol Erna Ruswing Andari. Senin, 15 Januari 2023, di Mapolres Metro Bekasi Kota.

Kasus dilaporkan oleh JS, orang tua korban, berdasarkan Laporan Polisi LP/B/2945/X/2023/SKPT pada 12 Oktober 2023, korban adalah AJR (15 tahun), dan tersangka D (18 tahun) serta A alias Oma (52 tahun), TKP Kosan 28, Jalan Cempaka No. 18, Kel. Jatisampurna, Kec. Jatisampurna, Kota Bekasi.

  1. Barang Bukti yang Diamankan:
    • 1 Kutipan Akte Lahir korban
    • 1 helai baju lengan panjang milik korban
    • 1 helai Bra berwarna pink milik korban
    • 1 celana dalam berwarna pink milik korban
    • 1 celana levis pendek milik korban
    • 1 HP merk Xiomi milik tersangka D
    • 1 HP merk Vivo 25 Pro warna hitam milik tersangka A alias Oma
    • 1 buku tabungan Tahapan BCA milik tersangka A alias Oma
    • 1 ATM BCA milik tersangka A alias Oma
    • 1 Kondom milik tersangka A alias O

Kronologis Kejadian, tersangka D menggunakan aplikasi perkenalan TANTAN untuk mencari calon korban, Korban AJR dikenal melalui aplikasi TANTAN dan diajak bertemu oleh tersangka D, Awalnya, korban diajak berlibur ke Bali, tetapi sebenarnya dibawa ke rumah tersangka A alias Oma, Korban dirayu, dibujuk, dan diajak bekerja untuk tersangka A alias Oma di Kosan 28.

Modus Operandi, tersangka D mencari calon korban melalui aplikasi Mi Chat setelah korban diterima bekerja, selama kurang lebih 3 bulan, ada 128 pelanggan atau tamu yang memanfaatkan jasa korban, Tersangka A alias Oma melakukan perdagangan orang dan eksploitasi seksual terhadap anak selama 1 tahun,  hasil penghasilan sebesar Rp 36.000.000 digunakan untuk keperluan pribadi tersangka A alias Oma.

Tindak Hukum, penyidik menerapkan Pasal 88 Jo 76i UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Atau Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 12 Undang Undang RI No. 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Korban ada sekitar 8 orang yang menjadi korban TPPO dan eksploitasi seksual terhadap anak, 2 di antaranya adalah anak-anak, sedangkan 6 orang sudah dewasa, Korban disediakan tempat tinggal, dan setiap pelayanan kepada pelanggan dihargai sebesar Rp 50.000.

Penghasilan tersangka A alias Oma menghasilkan uang dari kegiatan ini sebesar Rp 36.000.000, Uang tersebut digunakan untuk kebutuhan pribadi, seperti makan-makan, belanja, nongkrong, dan jajan.

Editor : Abdullah

Sumber : Humas Polres Metro Bekasi Kota

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1