79.54 F
Kepualauan Riau
Maret 5, 2024
https://www.regalianews.com

Komisi III DPRD Kepri Tinjau Pembangunan Pelabuhan Malarko Di Desa Pongkar

DPRD Kepri

Proses Pembangunan Pelabuhan Malarko Di Desa Pongkar Ditinjau Komisi III DPRD Kepri
Ketua Komisi Widiastadi Nugroho meninjau proses pembangunan Pelabuhan Malarko bersama anggota komisi III

Regalia News – Terkait Proyek Pelabuhan Malarko di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Indonesia, memperlihatkan beberapa isu yang menjadi hambatan bagi kelanjutan proyek tersebut.

Dalam kunjungan Komisi III DPRD Provinsi Kepri pada tanggal 15 Mei 2023, terungkap beberapa alasan keterlambatan dan henti proyek.

Beberapa poin penting yang terlihat dari berita ini:

  1. Dana yang Signifikan Telah Diinvestasikan:
    • Proyek Pelabuhan Malarko telah menyerap lebih dari IDR 200 miliar dalam anggaran. Jumlah ini menunjukkan betapa besar investasi yang telah dilakukan pemerintah pusat Indonesia untuk membangun pelabuhan kontainer yang mampu menampung kapal besar.
  2. Alasan Keterlambatan Perlu Diselidiki:
    • Komisi III DPRD Provinsi Kepri melakukan kunjungan ke lokasi proyek pada tanggal 15 Mei 2023 untuk menyelidiki alasan keterlambatan dan henti proyek. Mereka bertujuan untuk menentukan penyebab keterlambatan penyelesaian proyek.
  3. Kekecewaan Pemimpin Komisi:
    • Ketua Komisi III, Widiastadi Nugroho, menyatakan kekecewaannya terhadap belum selesainya proyek meskipun sudah dialokasikan dana besar. Ia menekankan pentingnya proyek ini bagi perekonomian daerah dan risiko kerusakan pada bahan konstruksi jika proyek terus terhenti.
  4. Surat Persyaratan dari Dirjen Perhubungan Laut:
    • Pejabat KSOP, Jon Kenedi, mengkonfirmasi bahwa mereka telah menerima surat dari Dirjen Perhubungan Laut yang berisi persyaratan yang harus dipenuhi oleh BP Karimun untuk melanjutkan proyek. Ini menunjukkan adanya persyaratan yang perlu dipenuhi sebelum proyek dapat dilanjutkan.
  5. Isu Koordinasi dan Sertifikasi Lahan:
    • KSOP belum berkoordinasi dengan BP Karimun karena takut ada penggandaan anggaran. Beberapa lahan di dekat lokasi pelabuhan belum mendapatkan sertifikasi, dan beberapa area masih belum dibersihkan oleh pemerintah Kabupaten Karimun.
  6. Tunggu Informasi dari KSOP:
    • Kepala BP Karimun menyatakan bahwa mereka akan menunggu informasi dari KSOP dan berkomitmen untuk menyelesaikan semua persyaratan yang dibutuhkan untuk melanjutkan proyek tersebut.
  7. Janji Pempercepatan Proses Koordinasi:
    • KSOP berjanji akan mempercepat proses koordinasi dengan Dirjen Perhubungan Laut untuk memastikan bahwa proyek tersebut segera dilanjutkan.

Sebagai tambahan, ini menyebutkan bahwa proyek Pelabuhan Malarko diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau, karena akan berfungsi sebagai pusat untuk bongkar muat barang.

Editor : Abdullah

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1