47.91 F
Kepualauan Riau
April 14, 2024
https://www.regalianews.com

KPK Serahkan Aset Terpidana Korupsi Senilai Rp28,9 Miliar ke Kemenkumham

Hukum & Kriminal

KPK Serahkan Aset Terpidana Korupsi Senilai Rp28,9 Miliar ke Kemenkumham
Foto Istimewa

Regalia News – Pada tanggal 12 Juli, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan aset kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dengan menggunakan mekanisme Penetapan Status Penggunaan (PSP).

Aset tersebut terdiri dari tanah beserta bangunan senilai Rp28.431.521.000 dan dua unit mobil senilai Rp469.409.000. Barang-barang tersebut merupakan hasil rampasan negara dari perkara tindak pidana korupsi.

Ketua KPK, Firli Bahuri, menjelaskan bahwa perampasan aset merupakan salah satu cara KPK memberikan efek jera kepada para pelaku korupsi di Indonesia, selain pemidanaan badan.

Firli juga menyatakan bahwa KPK akan terus berjuang untuk membersihkan negara ini dari praktik korupsi, karena memiliki mimpi untuk membuat Indonesia bebas dari korupsi.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly, mengapresiasi tindakan KPK dalam menyerahkan aset tersebut kepada Kemenkumham. Aset berupa tanah dan bangunan akan digunakan untuk mendukung operasionalisasi Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Bandung.

Sementara itu, dua unit mobil akan digunakan untuk mendukung operasiona lisasi di Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Timur dan Rupbasan Samarinda.

Penetapan Status Penggunaan ini dianggap sangat berharga dalam mendukung tugas dan fungsi Kemenkumham, serta menunjukkan sinergi yang baik antara kementerian dan lembaga utama dalam menangani barang rampasan sebagai bagian dari upaya pemulihan aset.

Tanah dan bangunan yang diserahkan Kemenkumham kali ini merupakan Barang Milik Negara (BMN) dalam perkara tindak pidana korupsi pengadaan alat simulator SIM atas nama Budi Susanto, putusan Mahkamah Agung dan Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat menetapkan bahwa aset tersebut merupakan hasil tindak pidana korupsi.

Jenis barang tersebut adalah satu bidang tanah beserta gudang di Jalan Gempol Sari Nomor 89 RT 4 RW 2, Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, dengan luas total 5.079 m2.

Sedangkan dua unit mobil merupakan BMN yang berasal dari barang rampasan negara dalam perkara tindak pidana korupsi pengerjaan infrastruktur di Kabupaten Kutai Timur, yang melibatkan terpidana Aswandini Eka Tirta, mantan Kadis Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur.

Keberadaan aset ini telah ditetapkan melalui putusan Pengadilan Tipikor pada PT Kalimantan Timur dan PN Samarinda. Mobil-mobil tersebut adalah Isuzu NLR 50 Tahun Pembuatan 2020 dan Daihatsu Sigra 1.2 MT X Tahun Pembuatan 2020, dengan nilai BMN sebesar Rp469,4 juta.

Seluruh kegiatan ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 145/PMK.06/2021 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara yang Berasal dari Barang Rampasan Negara dan Barang Gratifikasi.

Editor : Abdullah

Sumber : Biro Hubungan Masyarakat

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1