79.54 F
Kepualauan Riau
Maret 5, 2024
https://www.regalianews.com

KPK Menetapkan Tersangka Proyek Fiktif di PT AK Persero

Hukum & Kriminal

Tersangka Proyek Fiktif di PT AK Persero Ditetapkan KPK
Perbuatan Tersangka CP dan TS tersebut melanggar ketentuan diantaranya UU No. 17 Tahun 2003

Regalia News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua orang tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pengadaan subkontraktor fiktif di PT AK Persero selama periode 2018 hingga 2020.

Kedua tersangka tersebut adalah CP yang merupakan Direktur Utama PT AK Persero, dan TS yang menjabat sebagai Direktur Keuangan PT AK Persero, KPK melakukan penahanan terhadap TS selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 11 Mei hingga 30 Mei 2023.

Penahanan dilakukan di Cabang Rutan KPK yang terletak di Markas Komando Puspomal, Jakarta Utara, sementara itu, KPK meminta CP untuk hadir pada penjadwalan pemanggilan pemeriksaan berikutnya.

Dalam konstruksi perkara ini, pada tahun 2017, CP diduga memerintahkan TS dan pejabat di bagian akuntansi PT AK Persero untuk menyiapkan sejumlah uang untuk kebutuhan pribadinya.

TS bersama beberapa staf di PT AK Persero kemudian mendirikan badan usaha berbentuk CV yang digunakan untuk menerima pembayaran subkontraktor dari PT AK Persero tanpa melakukan pekerjaan yang sebenarnya (fiktif).

Pada tahun 2018, beberapa badan usaha CV fiktif dibentuk sebagai vendor yang akan menerima berbagai transaksi pembayaran dari kegiatan proyek PT AK Persero.

Diduga terdapat sekitar 60 proyek pengadaan yang disubkontraktorkan secara fiktif oleh CP dan TS, uang yang diterima CP dan TS kemudian diduga antara lain.

Digunakan untuk membayar tagihan kartu kredit, pembelian emas, perjalanan pribadi ke luar negeri, pembayaran member golf, dan memberikan uang kepada beberapa pihak terkait lainnya.

Perbuatan CP dan TS tersebut melanggar ketentuan UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Peraturan Menteri BUMN PER-05/MBU/2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa BUMN.

Serta Prosedur PT AK Persero tentang pengadaan barang dan jasa di lingkungan internal PT AK Persero, diduga, perbuatan tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sejumlah sekitar Rp46 miliar.

CP dan TS disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor : Abdullah

Sumber :  Biro Hubungan Masyarakat KPK

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1