83.14 F
Kepualauan Riau
Februari 22, 2024
https://www.regalianews.com

Dit Reskrimum Polda Kepri Ungkap Kasus Pencurian Dengan Kekerasan

Hukum & Kriminal

Dit Reskrimum Polda Kepri Ungkap Kasus Pencurian Dengan Kekerasan
Keempat tersangka ini diterapkan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara serta tindak pidana penadahan 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.Senin (7/6/2021).

Regalia News – Penangkapan empat tersangka kasus pencurian dengan kekerasan dan penadahan di Kota Batam, ringkasan informasi yang disampaikan oleh pihak kepolisian.saat Konferensi Pers di Polda Kepri. Senin (7/6/2021). 

Tersangka yang diamankan adalah empat orang dengan inisial CB alias C, AT alias T, SA alias A, dan OS alias O,Kejadian pencurian dengan kekerasan terjadi di wilayah Lubuk Baja Kota Batam pada Sabtu, 5 Juni 2021, sekitar jam 23.00 WIB, korban merupakan pasangan suami istri berinisial H dan MA, yang tinggal di Perumahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

Modus Operandi  tersangka CB alias C dan AT alias T melakukan pencurian dengan kekerasan, dengan CB menggunakan sepeda motor untuk menjambret barang milik korban, AT alias T berperan sebagai pengawas dan pemantau dari belakang, barang curian kemudian dijual kepada tersangka SA alias A, yang selanjutnya menjualnya kepada OS alias O.

Kronologi Penangkapan  tim Opsnal Subdit III Ditreskrimum Polda Kepri mendapatkan informasi tentang penjualan handphone yang mirip dengan milik korban pada Minggu, 6 Juni 2021, sekitar jam 00.30 WIB,  tim melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan CB alias C beserta uang tunai hasil penjualan handphone.

Pengembangan dilakukan, dan tersangka AT alias T dan SA alias A diamankan di Warnet Ruko Marbella 1 dengan sejumlah barang bukti, Tersangka OS alias O juga diamankan di Perumahan Cipta Garden Sekupang Kota Batam dengan barang bukti berupa handphone Oppo Reno.

Barang Bukti yang Diamankan, 1 unit handphone Oppo Reno warna silver, 1 buah KTP korban (inisial MA), 1 buah sangkur warna hitam merk Raider, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, Uang tunai sebesar Rp. 950.000,-.

Tersangka, CB alias C merupakan eksekutor yang pernah divonis 2 tahun 6 bulan penjara pada 2019, AT alias T adalah residivis yang pernah divonis 1 tahun 4 bulan penjara pada 2018 dan melakukan tindak kejahatan lagi setelah bebas bersyarat, SA alias A pernah divonis 1 tahun penjara pada 2019 atas perkara penadahan dan bebas asimilasi Covid-19 pada 2020, tersangka ini melakukan tindak kejahatan di beberapa tempat, termasuk Legenda Malaka, Simpang Kuda Sei Panas, Botania I, dan Tiban, Kota Batam.

Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara untuk tindak pidana pencurian dengan kekerasan, selain itu, mereka juga dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang tindak pidana penadahan, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan terkait kasus ini, dan keempat tersangka merupakan residivis yang melukai korban dalam menjalankan tindak kejahatannya.

Editor : Abdullah

Sumber : Humas Polda Kepri

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1