47.91 F
Kepualauan Riau
April 14, 2024
https://www.regalianews.com

Pemerintah Alihkan Subsidi BBM Agar Lebih Tepat Sasaran

Nasional

Pemerintah Alihkan Subsidi BBM Agar Lebih Tepat Sasaran
Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri menyampaikan pernyataan perihal pengalihan subsidi BBM, Sabtu (03/09/2022), di Istana Merdeka, Jakarta. Read more: https://setkab.go.id/pemerintah-alihkan-subsidi-bbm-agar-lebih-tepat-sasaran/

Regalia NewsPengumuman resmi pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Pemerintah Indonesia dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 3 September 2022, di Istana Merdeka, Jakarta. Alasan di balik pengalihan ini adalah untuk membuat subsidi BBM lebih tepat sasaran, mengingat lebih dari 70 persen subsidi tersebut dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu, terutama pemilik mobil pribadi.

Presiden menyatakan bahwa dalam situasi sulit, pilihan terakhir pemerintah adalah mengalihkan subsidi BBM. Hal ini dilakukan agar uang negara lebih diprioritaskan untuk memberikan subsidi kepada masyarakat yang kurang mampu. Lonjakan harga global menjadi tantangan, dan anggaran subsidi dan kompensasi BBM tahun 2022 meningkat tiga kali lipat dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun.

Dalam rangka memberikan bantalan sosial bagi masyarakat yang terdampak, pemerintah memutuskan untuk memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM sebesar Rp12,4 triliun kepada 20,65 juta keluarga kurang mampu, dengan besaran Rp150 ribu per bulan selama empat bulan, mulai bulan September.

Selain itu, Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) sebesar Rp9,6 triliun akan diberikan kepada 16 juta pekerja dengan gaji maksimum Rp3,5 juta per bulan, dalam bentuk bantuan subsidi upah sebesar Rp600 ribu.

Presiden Joko Widodo juga memerintahkan pemerintah daerah untuk menggunakan dua persen Dana Transfer Umum (DTU) sebesar Rp2,17 triliun untuk bantuan angkutan umum, bantuan ojek online, dan untuk nelayan. Tujuannya adalah memastikan bahwa penggunaan subsidi lebih tepat sasaran dan menguntungkan masyarakat yang kurang mampu.

Selain bantuan sosial, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengumumkan penyesuaian harga BBM bersubsidi. Harga pertalite naik dari Rp7.650 menjadi Rp10.000 per liter, harga solar bersubsidi naik dari Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter, dan harga pertamax nonsubsidi naik dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter. Penyesuaian harga ini mulai berlaku pada tanggal 3 September 2022 pukul 14.30 WIB.

Sumber : Setkab

Baca Disini

Leave a Comment

Leave a review

https://www.regalianews.com
Regalia News
regalianews.com UA-174246026-1